Poin Penting
- IHSG dibuka menguat tipis sebesar 0,15 persen ke level 7.312,85; didominasi saham naik (307 saham) dengan aktivitas transaksi mencapai Rp298,73 miliar
- Pergerakan teknikal IHSG diproyeksikan berada di kisaran 7.140–7.420, dengan peluang lanjut menguat jika mampu menembus resistance EMA 10
- Sentimen global dan asing positif, didukung penguatan bursa AS serta net foreign buy Rp55,57 miliar; saham AADI, ASII, dan PTBA menjadi incaran investor asing.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,15 persen ke level 7.312,85 dari posisi 7.302,12 pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (26/3).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 487,37 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 45 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp298,73 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 85 saham terkoreksi, 307 saham menguat dan 226 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Cek 4 Saham Rekomendasi Analis
Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, menilai IHSG pada hari ini secara teknikal akan bergerak di rentang level 7.140-7.420.
“IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.140-7.420 dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek apabila mampu breakout dari exponencial moving average 10,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 26 Maret 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan kemarin (16/3) ditutup menguat 2,75 persen seiring penguatan mayoritas bursa asia. Sektor industrial dan energi memimpin penguatan dengan masing masing mencatatkan 5,98 persen dan 5,15 persen.
Selain itu, net foreign buy tercatat sebesar Rp55,57 miliar, dengan saham AADI, ASII, dan PTBA menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing pada perdagangan kemarin.
Baca juga: Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell
Selanjutnya, indeks saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat, dengan DJIA naik 0,66 persen, S&P500 menguat 0,54 persen, serta Nasdaq meningkat 0,77 persen.
Hal tersebut seiring negosiasi de-eskalasi yang diajukan AS kepada Iran. Meskipun Menteri Luar Negeri Iran masih mempertimbangkan proposal yang diajukan AS.
Baca juga: BEI Perkenalkan IDX Mobile Sharia, Permudah Akses Investasi Saham Syariah
“Hal tersebut sedikit meredakan potensi inflasi, yang tergambar pada penurunan harga minyak sebesar 0,25 persen pada hari ini,” imbuhnya.
Adapun, trading idea hari ini, antara lain:
- MIDI (Trading Buy) Entry: 292-300 Target Price: 314, 324 Stoploss if closed below 290
- TPMA (Buy On Breakout) Entry: >610 Target Price 635, 650 Stoploss if closed below 595. (*)
Editor: Galih Pratama










