Poin Penting
- Pada pembukaan perdagangan 9 Juli 2026, IHSG turun 0,27 persen ke level 5.857,47 dari posisi sebelumnya 5.873,37
- Sebanyak 342,57 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp243,09 miliar. Tercatat 179 saham melemah, 178 saham menguat, dan 257 saham stagnan
- CGS International merekomendasikan saham pilihan hari ini antara lain MEDC, AKRA, ELSA, TLKM, AALI, dan UNTR.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (9/7) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 0,27 persen ke posisi 5.857,47 dari level 5.873,37.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 342,57 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 62 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp243,09 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 179 saham terkoreksi, 178 saham menguat, dan 257 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.745-5.620 dan resistance 6.000-6.130,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 9 Juli 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai dengan melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring memanasnya kondisi geopolitik di Timur Tengah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, naiknya harga komoditas energi dan CPO berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Saham JELI Naik 24,89 Persen usai IPO, Dana Emisi Difokuskan untuk Inovasi Produk
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut untuk dilirik investor, di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).
Ada juga saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT United Tractors Tbk (UNTR). (*)
Editor: Galih Pratama


