Poin Penting
- IHSG dibuka naik tipis 0,01 persen ke level 5.924,72 pada awal perdagangan 13 Juli 2026, dengan nilai transaksi mencapai Rp271 miliar dan 235 saham menguat
- CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung melemah, dengan area support 5.795–5.860 dan resistance 5.990–6.050
- Sentimen negatif berasal dari koreksi harga komoditas dan aksi jual investor asing, sementara penguatan bursa Wall Street menjadi penopang positif pasar domestik.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (13/7) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 0,01 persen ke posisi 5.924,72 atau menguat dari level 5.924,36.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 766,12 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 143 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp271,00 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 159 saham terkoreksi, 235 saham menguat, dan 273 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Analis Rekomendasikan Saham ARCI, BBRI, MINA, dan TAPG
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.795-5.860 dan resistance 5.990-6.050,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 13 Juli 2026.
Analis CGS menilai terkoreksinya harga mayoritas komoditas dan berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Sementara menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Deretan Saham Pendorong IHSG Sepekan, Ada BBRI, BBCA hingga DCII
Rekomendasi Saham Hari Ini
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).
Ada juga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (*)
Editor: Galih Pratama


