Poin Penting
- IHSG dibuka anjlok 2,76 persen ke level 5.440,08 pada perdagangan 8 Juni 2026. Sebanyak 427 saham melemah, sementara nilai transaksi mencapai Rp608,76 miliar
- CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG melanjutkan pelemahan dengan support di 5.305-5.450 dan resistance 5.740-5.885
- CGS merekomendasikan saham TINS, PSAB, ADMR, CMRY, UNVR, dan MAPI sebagai pilihan yang berpotensi menarik di tengah tekanan pasar.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (8/6) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot 2,76 peren ke posisi 5.440,08 dari level 5.594,76.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 655,19 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 79 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp608,76 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 427 saham terkoreksi, 78 saham menguat, dan 161 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotesi Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan pelemahannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 5.305-5.450 dan resistance 5.740-5.885,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 8 Juni 2026.
Analis CGS menilai terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan melemahanya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing dalam jumlah yang cukup besar berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: BEI Catat 5 Saham Ini jadi Pemberat IHSG dalam Sepekan
Rekomendasi Saham Hari Ini
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Timah Tbk (TINS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).
Ada juga saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (*)
Editor: Galih Pratama


