Poin Penting
- IHSG pada perdagangan 23 Februari 2026 diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat dengan support 8.080-8.175 dan resistance 8.370-8.465.
- Sentimen positif berasal dari penguatan Wall Street pasca pembatalan tarif impor IEEPA serta kenaikan harga komoditas global.
- CGS merekomendasikan saham BMRI, BBRI, AMMN, SMGR, ARCI, dan EMAS untuk perdagangan hari ini.
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (23/2), bergerak variatif dengan kecenderungan menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan kisaran support 8.080-8.175 dan resistance 8.370-8.465,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.
Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (20/2) IHSG ditutup di zona merah pada level 8.271,76 atau melemah 0,03 persen dari 8.274,08.
Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP
Baca juga: IHSG Sepekan Naik 0,72 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp14.941 Triliun
Manajemen CGS menjelaskan penguatan indeks di bursa Wall Street, seiring pembatalan kebijakan tarif impor berdasarkan IEEPA, diprediksi menjadi sentimen positif bagi pasar.
Sementara itu kenaikan harga sejumlah komoditas seperti timah, nikel, emas, batu bara, dan tembaga juga berpotensi menjadi tambahan sentimen positif bagi IHSG.
Rekomendasi Saham
Adapun CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Baca juga: 5 Saham Top Leaders Penggerak IHSG Pekan Ini, Siapa Paling Moncer?
Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat, Ini Daftarnya
Selain itu, tiga saham lain yang direkomendasikan adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (*)
Editor: Yulian Saputra










