Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Phintraco Sekuritas memproyeksikan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 6 Mei 2025, secara teknikal berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
“Secara teknikal, potensi bullish reversal continuation pada IHSG masih cukup solid. Tetap waspadai potensi pullback wajar dalam jangka pendek,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Senin, 5 Mei 2025.
Hal itu disebabkan oleh, IHSG pada perdagangan hari ini (5/5) ditutup menguat 0,24 persen ke level 6.832, meskipun realisasi pertumbuhan ekonomi untuk kuartal I 2025 berada di posisi 4,87 persen yoy berada di bawah ekspektasi 4,91 persen yoy dan turun dari 5,02 persen yoy di kuartal IV-2024.
“Investor nampaknya telah mengantisipasi kondisi ini bersamaan dengan pelemahan signifikan IHSG di awal April 2025,” imbuhnya.
Baca juga: IHSG Ditutup Bertahan Menghijau ke Level 6.831
Di sisi lain, investor menaruh harapan besar pada kesepakatan dagang, terlebih ada kabar bahwa kelompok produsen alas kaki di Amerika Serikat (AS) meminta Presiden AS, Donald Trump untuk membebaskan produk alas kaki dari reciprocal tariffs.
Tentunya, hal tersebut dapat menguntungkan Indonesia, mengingat produk alas kaki merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia ke pasar AS.
Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Barbie dan Hot Wheels Jadi Sorotan Tarif Resiprokal AS, Ini Alasannya
Adapun Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Selanjutnya, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Indika Energy Tbk (INDY). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More