Poin Penting
- IHSG diproyeksi bergerak di rentang 6.850-7.100 pada perdagangan singkat 11-13 Mei 2026.
- Rencana kenaikan royalti logam menjadi sentimen negatif bagi sektor bahan baku.
- Pasar menanti rilis data ekonomi domestik dan reviu kuartalan MSCI pada 12 Mei 2026.
Jakarta – Manajemen Phintraco Sekuritas menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 11-13 Mei 2026 yang hanya berlangsung tiga hari menjelang libur Kenaikan Yesus Kristus. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di rentang 6.850-7.100.
“Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran 6.850-7.100 di tengah perdagangan yang pendek pekan ini menjelang long weekend,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.
Pada pekan lalu, 4-8 Mei 2026, IHSG ditutup menguat 0,18 persen ke level 6.969,39 dari posisi 6.956,80 pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Naik 0,18 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.406 Triliun
Sentimen yang akan memengaruhi pergerakan IHSG pekan ini dari domestik adalah rencana pemerintah menaikkan tarif royalti progresif untuk sejumlah komoditas logam.
Komoditas tersebut meliputi nikel, tembaga, emas, perak, dan timah. Kebijakan itu dinilai menjadi sentimen negatif bagi sektor bahan baku yang selama ini menopang indeks. Namun, kenaikan tarif royalti juga berpotensi meningkatkan pendapatan negara.
Baca juga: BEI Catat 5 Saham Ini jadi Penopang Kenaikan IHSG Sepekan
Selain itu, pasar akan mencermati rilis data indeks keyakinan konsumen, retail sales, dan penjualan sepeda motor pada pekan ini.
Investor juga menantikan pengumuman reviu kuartalan MSCI yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026.
Rekomendasi Saham
Adapun Phintraco Sekuritas turut merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini, yakni PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), dan PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL).
Editor: Yulian Saputra


