Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (16/6) berpeluang untuk menguji rentang level 7.263-7.355.
“Pada label merah, apabila IHSG break 7.240 maka diperkirakan IHSG akan membentuk wave (v) dari wave [a] yang akan menguji 7.263-7.355. Namun pada label hitam, masih terdapat potensi koreksi IHSG ke rentang area 6.713-7.009,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 16 Juni 2025.
Di mana, IHSG pada perdagangan Jumat lalu (13/6) masih ditutup terkoreksi 0,53 persen ke level 7.166. Pelemehan tersebut didominasi oleh tekanan jual, namun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA200.
Baca juga: 5 Saham Pendorong IHSG Sepekan, Ada BRMS hingga BBCA
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
BBCA terkoreksi 1,10 persen ke 9.025 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Apabila BBCA masih mampu berada di atas 8.900 sebagai stoploss-nya, maka MNC Sekuritas perkirakan posisi BBCA sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2.
Spec Buy: 8.950-9.025
Target Price: 9.250, 9.350
Stoploss: below 8.900
ELSA menguat 6,69 persen ke 510 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1, sehingga ELSA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 476-494
Target Price: 530, 555
Stoploss: below 470
KLBF terkoreksi 0,33 persen ke 1.530, namun masih mampu ditutup di atas MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi KLBF sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (A).
Buy on Weakness: 1.365-1.510
Target Price: 1.600, 1.675
Stoploss: below 1.340
Baca juga: Begini Gerak Saham Bank di Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan
UNVR terkoreksi 4 persen ke 1.560 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi UNVR sedang berada pada bagian dari wave [iv], sehingga UNVR masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 1.425-1.530
Target Price: 1.765, 1.970
Stoploss: below 1.380. (*)
Editor: Galih Pratama
Cermati Fintech Group menggelar program mudik gratis #MAUDIKBersama sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial… Read More
Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More
Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More
Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More
Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More
Poin Penting Anindya Novyan Bakrie mengajak semua pihak mendoakan perdamaian konflik Timur Tengah agar penderitaan… Read More