Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini, Rabu, 14 Mei 2025, berpeluang untuk kembali melanjutkan koreksinya.
“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [b] dari wave B, sehingga IHSG rawan untuk melanjutkan koreksinya. Kami perkirakan, koreksi terdekat IHSG akan menguji rentang area 6.713-6.759,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025.
IHSG pada perdagangan Jumat lalu, 9 Mei 2025, ditutup menguat 0,07 persen ke level 6.832 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Baca juga: IHSG Sepekan Menguat, Bagaimana Pergerakan Saham Bank Indeks INFOBANK15?
Adapun MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
ISAT terkoreksi 2,41 persen ke 1.820 dan masih didominasi tekanan jual. Kami perkirakan, posisi ISAT sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B, sehingga ISAT masih rawan melanjutkan koreksinya terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 1.640-1.765
Target Price: 1.975, 2.130
Stoploss: below 1.535
INDF menguat 2,57 persen ke 7.975 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Kami perkirakan, posisi INDF sedang berada di awal wave v dari wave (iii) dari wave [c]. Hal tersebut berarti, INDF masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 7.775-7.875
Target Price: 8.075, 8.250
Stoploss: below 7.675
Baca juga: Berikut 5 Saham Penopang Penguatan IHSG Sepekan
MBMA terkoreksi 1,73 persen ke 340 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi MBMA sedang berada pada bagian awal dari wave [ii] dari wave C, sehingga MBMA masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 300-332
Target Price: 366, 404
Stoploss: below 272
PTBA terkoreksi 0,37 persen ke 2.710 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun sudah berada di bawah MA20. Kami perkirakan, posisi PTBA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [b] dari wave Y, sehingga PTBA rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 2.480-2.620
Target Price: 2.850, 2.990
Stoploss: below 2.450. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Danantara akan mereformasi bank Himbara pada 2026 untuk memperkuat likuiditas, kredit, dan kinerja… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More