Poin Penting
- IHSG diproyeksikan bergerak di rentang 7.700–7.843, dengan area koreksi terdekat 7.587–7.639 setelah sebelumnya ditutup naik 2,34 persen ke 7.675
- Penguatan IHSG didukung volume pembelian yang meningkat, dengan target kenaikan jangka pendek dinilai sudah tercapai dan berpeluang uji resistance berikutnya
- MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham potensial seperti Bank Negara Indonesia (BBNI), Hartadinata Abadi (HRTA), Pam Mineral (NICL), dan Timah Tbk (TINS).
Jakarta – MNC Sekuritas memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (15/4) kembali menguat untuk menguji rentang level 7.700-7.843.
“IHSG diprediksi bergerak ke rentang 7.700-7.843 sekaligus menguji area resistancenya. Cermati area koreksi terdekat yang berada di 7.587-7.639,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 13 April 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan kemarin (14/4) ditutup melanjutkan penguatannya sebesar 2,34 persen ke 7.675. Penguatan tersebut ditopang volume pembelian yang meningkat, target penguatan minimal IHSG yang diberikan pun sudah tercapai.
Baca juga: Pasar Saham Bergejolak, Bagaimana Dampaknya ke Produk Unitlink?
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Pam Mineral Tbk (NICL), dan PT Timah Tbk (TINS).
BBNI – Spec Buy
BBNI menguat 1,63 persen ke 3.740 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (5).
- Spec Buy: 3.690-3.730
- Target Price: 3.850, 3.950
- Stoploss: below 3.660
HRTA – Buy on Weakness
HRTA menguat 2,82 persen ke 2.550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi HRTA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
- Buy on Weakness: 2.480-2.540
- Target Price: 2.760, 2.900
- Stoploss: below 2.450
NICL – Buy on Weakness
NICL menguat 3,19 persen ke 970 dan masih disertai dengan volume pembelian yang meningkat. Posisi NICL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).
- Buy on Weakness: 910-950
- Target Price: 1.010, 1.060
- Stoploss: below 880
Baca juga: Kinerja 2025 Moncer, ASLC Umumkan Mau Buyback Saham
TINS – Buy on Weakness
TINS menguat 7,05 persen ke 3.950 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Saat ini, posisi TINS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
- Buy on Weakness: 3.780-3.910
- Target Price: 4.110, 4.260
- Stoploss: below 3.670. (*)
Editor: Galih Pratama







