Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (19/5) diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.975-7.040 dan resistance 7.175-7.240,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 19 Mei 2025.
Di mana, pada perdagangan Jumat lalu (16/5) IHSG ditutup melesat ke posisi 7.106,52 dari dibuka pada level 7.040,16 atau menguat 0,94 persen.
Baca juga: Indeks INFOBANK15 Menguat dalam Sepekan, Saham BMRI Paling Ngegas
Manajemen CGS menjelaskan bahwa, dengan diturunkannya peringkat utang Amerika Serikat (AS) oleh Moody’s menjadi Aa1 dari Aaa dan turunnya harga sebagian komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Sementara itu dengan berlanjutnya aksi beli investor asing dan buyback oleh emiten, berpeluang menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Ini 5 Saham yang Dorong Penguatan IHSG Sepekan
CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More