Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (30/7) secara teknikal berpeluang untuk melanjutkan penguatannya jika bertahan di rentang level 7.600-7.620.
“Perlu diwaspadai jika IHSG menembus level support 6.500-6.550, yang dapat membuka peluang profit taking lanjutan. Sebaliknya jika bertahan di atas level 7.600-7.620, peluang penguatan lanjutan masih terbuka,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 30 Juli 2025.
Menurut Research Team Phintraco Sekuritas, pasar masih akan menantikan pertemuan dagang AS-Tiongkok, pertemuan The Fed, sejumlah data indikator ekonomi, earning season kuartal II 2025, serta menantikan deadline pemberlakukan tarif 1 Agustus 2025.
Baca juga: Kinerja Pasar Saham Menguat 6,41 Persen di Kuartal II 2025
Di sisi lain, S&P mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia di level BBB dengan prospek stabil. Indonesia diperkirakan akan tetap menjaga defisit fiskal di bawah 3 persen terhadap PDB selama tiga tahun ke depan. Peringkat ini diperkirakan menjadi sentimen positif bagi pasar obligasi dan nilai tukar rupiah.
Lalu, data ekonomi yang akan dicermati investor di antaranya data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 dari Jerman dan Euro Area (30/7). Dari AS, hari ini (30/7) juga akan dirilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025, ADP Employment change, dan indeks PCE prices.
Sementara pada pedagangan saham Selasa (29/7), IHSG kembali ditutup menguat di level 7.617,91 atau naik 0,04 persen.
Penguatan IHSG tersebut didorong saham sektor bahan baku membukukan kenaikan terbesar, sebaliknya saham sektor keuangan mengalami koreksi terbesar.
Baca juga: Saham Sempat Disuspensi, Begini Penjelasan Lengkap Manajemen SHID
Pada perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor. Di antaranya adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID).
Ada juga saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More