Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup menguat 0,30 persen ke level 6.113,44 setelah sempat menyentuh level terendah 5.966,86.
- Sektor bahan baku dan energi memimpin penguatan, masing-masing naik 3,78 persen dan 2,31 persen.
- Bursa Asia kompak menghijau, dengan Nikkei 225 melonjak 2,63 persen dan Hang Seng naik 1,22 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Jumat (22/5), berbalik ditutup menguat ke level 6.113,44 atau naik 0,30 persen setelah sempat bergerak fluktuatif dan menyentuh level terendah di posisi 5.966,86.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai IHSG cenderung bergerak fluktuatif yang dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik.
“Pasar keuangan dan industri komoditas nasional tertekan menyusul pelemahan kurs rupiah serta polemik rencana sentralisasi ekspor satu pintu,” tulis Manajemen Pilarmas dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,84 Persen ke Posisi 6.043
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 19,94 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 1,14 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat sebesar Rp10,17 triliun.
Kemudian, tercatat sebanyak 350 saham terkoreksi, 332 saham menguat dan 135 saham stagnan.
Lalu, mayoritas sektor saham bergerak menguat. Sektor bahan baku memimpin penguatan sebesar 3,78 persen, diikuti sektor energi 2,31 persen, sektor siklikal 1,05 persen, sektor transportasi 0,46 persen, sektor infrastruktur 0,38 persen, dan sektor industrial 0,01 persen.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Saham BBCA, HMSP, hingga WIIM
Di sisi lain, sejumlah sektor masih terkoreksi. Sektor properti turun 0,71 persen, sektor teknologi melemah 0,64 persen, sektor keuangan turun 0,47 persen, sektor non-siklikal terkoreksi 0,20 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,11 persen.
Adapun indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,47 persen, Hang Seng Index meningkat 1,22 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 2,63 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra


