Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,45 persen ke level 7.168, didorong mayoritas saham yang naik (307 saham), dengan nilai transaksi awal mencapai Rp318,45 miliar
- Secara teknikal, IHSG diproyeksikan melemah terbatas di kisaran 6.900–7.200, setelah dalam sepekan terakhir terkoreksi cukup dalam sebesar 6,6 persen.
- Tekanan pasar dipicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global, meski sentimen eksternal bercampur dengan penguatan indeks Wall Street.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka menguat ke level 7.168,00 dari posisi 7.129,49 atau naik 0,45 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (27/4).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 654,60 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 64 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp318,45 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 141 saham terkoreksi, 307 saham menguat dan 243 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Cek 4 Saham Rekomendasi Analis
Sebelumnya, Investment Specialist Team Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), melihat IHSG pada pekan ini secara teknikal diprediksi akan bergerak melemah terbatas di level 6.900-7.200.
“Pada pekan ini, IHSG diproyeksikan menutup April dengan melemah terbatas dengan support 6900 dan resisten di level 7.200,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 27 April 2026.
Diketahui, IHSG dalam sepekan terakhir pada 20-24 April 2026 mengalami pelemahan 6,6 persen. Hal tersebut tidak lepas dari kenaikan harga minyak mentah dalam sepekan terakhir yang memicu kekhawatiran terhadap potensi inflasi dan perlambatan ekonomi global.
“Hal itu juga membuat emerging market menjadi lebih volatile, meskipun indeks regional Asia cenderung mixed, Kospi mampu mencetak all time high,” imbuhnya.
Sedangkan dari Wall Street di sepanjang pekan lalu, ditutup dominan menguat S&P500 ditutup menguat 0,55 persen, Nasdaq menguat 1,50 persen, sedangkan Dow Jones justru melemah 0,44 persen.
Baca juga: BEI Rangkum 5 Saham Ini jadi Pemberat IHSG dalam Sepekan
Hal tersebut tidak lepas dari optimisme kemungkinan negosiasi antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang, dan lonjakan saham Intel yang memperpanjang reli saham semikonduktor.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox News bahwa utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, akan melakukan perjalanan ke Islamabad pada Sabtu pagi untuk pembicaraan dengan Iran yang dimediasi oleh Pakistan.
Pada perdagangan hari ini KISI merekomendasikan trading idea, antara lain:
- HRTA (Trading Buy) Entry Price: 2.890-2.930 Target Price: 3.070, 3.200 SL: <2.750
- ADMR (Accumulative Buy) Entry Price: 1.815-1.880 Target Price: 1.960, 2.000 SL if closed below 1.790. (*)








