Categories: Perbankan

IFC Bank Bakal Masuki Bisnis Syariah di RI

Saat ini IFC berkeinginan untuk masuk ke bisnis syariah Indonesia dan sedang mencari bank syariah yang fokus ke mikro. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku, International Finance Corporation (IFC) yang merupakan anak usaha Bank Dunia (World Bank) tengah mencari bank syariah nasional yang membutuhkan pendanaan untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Mulya E. Siregar, di Jakarta, Jumat, 11 September 2015. “Jadi, saat ini IFC World Bank ingin masuk ke bank syariah. Mereka sedang mencari bank yang cocok,” ujarnya.

Lebih lanjut Mulya menegaskan, bahwa dalam upaya pemberian bantuan pendanaan ke bank syariah nasional, IFC tidak terfokus pada salah satu bank swasta maupun BUMN. “Jadi, mereka mencari yang cocok dengan target mereka. Karena, IFC fokusnyakan ke mikro,” tukas dia.

Sedangkan terkait dengan keinginan Islamic Development Bank (IDB) yang juga ingin berencana masuk ke industri perbankan syariah Indonesia, kata Mulya, sejauh ini pihaknya belum bisa mendapatkan laporan resmi dari pihak IDB.

Sebagaimana diketahui, rencana IFC tersebut sejalan dengan keinginan PT Bank Muamalat Tbk yang akan memperkuat pembiayaan dengan mengajukan pinjaman ke IFC sebesar USD60 juta. (*)

Apriyani

View Comments

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

3 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago