Jakarta–Indonesia terpilih menjadi tuan rumah konferensi internasional ICC Banking Commission Annual Meeting tahun ini. Konferensi ini sebagai ajang berkumpulnya para pelaku perdagangan dari seluruh dunia (International Trade). Adapun acara ini berlangsung sejak tanggal 3 sampai 7 April 2017.
Untuk pertama kalinya konferensi internasional ini diadakan di Indonesia, setelah 80 tahun di selenggarakan di berbagai negara yang terpilih di dunia. ICC Banking Commission sebagai bagian dari ICC terus berupaya untuk melancarkan arus transaksi perdagangan internasional sehingga perbedaan penafsiran atas dokumen pembayaran dapat dikurangi.
Penyelenggaraan konferensi ini sejalan dengan perdagangan international yang teIah menjadi motor penggerak hubungan antar negara di dunia, serta merupakan urat nadi perekonomian suatu negara. Dalam proses perdagangan internasional saat ini, dikenal bermacam ragam cara pembayaran barang dan jasa, salah satu diantaranya adalah metode pembayaran dengan menggunakan Letter of Credit (LC).
President ICC Indonesia, Ilham Akbar Habibie mengatakan ICC Banking Commission Annual meeting ini, menjadi barometer bagi para pelaku trade finance di dunia. Pada acara tersebut berkumpul pakar dan tokoh terkemuka dalam industri trade finance, untuk membahas peluang dan tantangan dalam bisnis karena perubahan yang terus terjadi, baik karena adanya inovasi, serta adanya ketidakpastian baru. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More