Jakarta–Indonesia terpilih menjadi tuan rumah konferensi internasional ICC Banking Commission Annual Meeting tahun ini. Konferensi ini sebagai ajang berkumpulnya para pelaku perdagangan dari seluruh dunia (International Trade). Adapun acara ini berlangsung sejak tanggal 3 sampai 7 April 2017.
Untuk pertama kalinya konferensi internasional ini diadakan di Indonesia, setelah 80 tahun di selenggarakan di berbagai negara yang terpilih di dunia. ICC Banking Commission sebagai bagian dari ICC terus berupaya untuk melancarkan arus transaksi perdagangan internasional sehingga perbedaan penafsiran atas dokumen pembayaran dapat dikurangi.
Penyelenggaraan konferensi ini sejalan dengan perdagangan international yang teIah menjadi motor penggerak hubungan antar negara di dunia, serta merupakan urat nadi perekonomian suatu negara. Dalam proses perdagangan internasional saat ini, dikenal bermacam ragam cara pembayaran barang dan jasa, salah satu diantaranya adalah metode pembayaran dengan menggunakan Letter of Credit (LC).
President ICC Indonesia, Ilham Akbar Habibie mengatakan ICC Banking Commission Annual meeting ini, menjadi barometer bagi para pelaku trade finance di dunia. Pada acara tersebut berkumpul pakar dan tokoh terkemuka dalam industri trade finance, untuk membahas peluang dan tantangan dalam bisnis karena perubahan yang terus terjadi, baik karena adanya inovasi, serta adanya ketidakpastian baru. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More