Perbankan

IBI Dorong Bankir Terus Adaptif di Era Digital

Jakarta – Ikatan Bankir Indonesia (IBI) mendorong agar setiap karyawan dan bankir terus meningkatkan kemampuan serta kapabilitasnya, terutama di masa digital. Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia, Hariyanto T. Budiman mengungkapkan rasa ingin tahu yang tinggi diperlukan oleh setiap bankir untuk dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan yang ada.

“Seorang bankir yang baik harus bisa memiliki knowledge yang baik, tidak perlu terlalu dalam yang penting dia memahami hal tersebut. Bankir yang baik adalah bankir yang selalu belajar, selalu memiliki rasa ingin tahu dan berinteraksi dengan mereka yang ada di bidang lain. Sehingga mereka bisa menjadi manusia yang lebih lengkap dari sisi pengetahuan dan skil,” ujar Hariyanto pada pada webinar “The Next Journey for Bankers,” Rabu, 20 April 2022.

Tingkat adaptasi yang tinggi menurutnya juga akan membuka kesempatan-kesempatan baru. Di masa digital, otomasi terus dilakukan dalam proses bisnis, sehingga perubahan tersebut memerlukan talent yang mumpuni dalam pengoperasiannya.

“Otomasi adalah sebuah keniscayaan. Bank adalah industri yang penuh dengan kompetisi, jika tidak efisien akan sulit untuk berkompetisi. Untuk itu, kami sangat mendorong pada karyawan agar terus bisa meningkatkan kemampuan dan kapabilitas melalui training baik inhouse maupun eksternal,” jelas Hariyanto.

Terakhir, ia juga menyoroti pentingnya perbankan untuk mengoptimalkan komposisi talent internal dan eksternal. Menurutnya, industri yang mapan adalah organisasi yang bisa memanfaatkan secara optimal antara internal talent dan external talent.

“Kalau bertumpu pada internal, mungkin belum memiliki pengetahuan yang lengkap, tetapi kalau semua dari luar juga tidak bagus karena tidak memahami budaya perusahaan. Jadi harus ada kombinasi tidak bisa semua dari dalam maupun dari luar saja,” tutupnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

54 mins ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

1 hour ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

1 hour ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

2 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

5 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

8 hours ago