Categories: News UpdatePerbankan

HSBC Optimalkan Layanan Nasabah Affluent

Jakarta – Demografi nasabah kelas atas atau nasabah affluent di Indonesia kini semakin banyak diisi oleh generasi milenial. Berdasarkan studi internal terbaru dari HSBC, 52% dari segmen affluent di Indonesia berusia di bawah 40 tahun. Kalangan ini sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, memiliki gaya hidup dinamis dan modern, serta cenderung mencari simplicity dalam produk atau layanan.

Untuk menangkap kondisi yang ada saat ini, HSBC Indonesia meningkatkan layanan perbankan premium yang ditujukan bagi nasabah affluent, melalui pembaruan layanan HSBC Premier 2.0.

“Kami melihat bahwa kami harus berpartisipasi lebih aktif dalam membantu nasabah kami terutama dalam demografi yang baru ini untuk merencanakan keuangan stategic mereka di tengah-tengah kondisi kompleksitas modern yang sedang berubah,” ujar Director Wealth & Personal Banking PT Bank HSBC Indonesia, Edhi Tjahja Negara, 14 September 2021.

Edhi menjelaskan pembaruan layanan HSBC Premier 2.0 ini terdiri dari tiga manfaat unggulan yaitu pengelolaan kekayaan (wealth), perencanaan pendidikan, dan penawaran eksklusif, untuk mendukung pencapaian tujuan keuangan. Selain itu, HSBC Premier 2.0 juga memberikan status serta manfaat yang sama untuk anak-anak para nasabahnya yang berusia 17-28 tahun melalui HSBC Premier Next Gen, yang merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia sampai saat ini.

Menurut Head of Customer Propositions and Marketing, PT Bank HSBC Indonesia, Fransisca Arnan, Semua anak nasabah Premier 2.0 berusia 17-28 tahun yang tengah merencanakan pendidikan atau sedang bersekolah di luar negeri kini bisa menikmati berbagai fasilitas yang sama tanpa biaya tambahan.

“Dengan kekuatan jaringan global HSBC, nasabah juga tidak perlu khawatir mengenai pengelolaan keuangan anak selama bersekolah di luar negeri. Pengiriman dana sampai dengan USD 100.000 dapat dilakukan secara real time ke 30 negara melalui layanan Global Transfer,” ujar Fransisca Arnan.

Sebagai informasi, untuk menajdi nasabah HSBC Premier, nasabah setidaknya harus memenuhi salah satu syarat berikut, melakukan transfer dana masuk setiap bulan ke rekening HSBC Premier rata-rata minimal Rp50 juta setiap bulan, menatausahakan saldo keseluruhan setiap bulan minimal Rp500 juta, memiliki HSBC Premier di luar negeri, memliki kredit pemilikan rumah (KPR) di HSBC dengan minimal pinjaman Rp1,5 miliar, atau memiliki rekening Premier Retail Business Banking (RBB) dan rekening reguler dengan total saldo perbulan minimal Rp500 juta. (*) Dicky F. Maulana

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

7 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

7 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

8 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

8 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

10 hours ago