Jakarta — Dalam rangka memperingati hari literasi keuangan nasional, PT Home Credit Indonesia sepanjang tahun 2017 mengklaim telah mengedukasi lebih dari 2.400 orang.
Kampanye yang dilakukan perusahaan pembiayaan asal Ceko ini dilakukan untuk membantu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan literasi keuangan kepada masyakarat di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan di wilayah operasional terbesar Home Credit seperti di Surabaya, Medan, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Cirebon, dan Jabodetabek.
Chief External Affairs Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom mengatakan, hasil survei yang dilakukan OJK tahun 2016, mengenai tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 29,66 persen.
Oleh karena itu dengan indeks inklusi keuangan 67,82 persen membuat Home Credit Indonesia terus menggelar Kampanye Nasional Literasi Keuangan ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More