“Kami terus berupaya mengedukasi masyarakat agar memiliki pengetahuan literasi keuangan yang lebih baik. Total masyarakat yang kita edukasi meningkat tiga kali lebih banyak dari tahun sebelumnya,” kata Andy pada diskusi media dengan tema Smart Finances For Tech-Savvy Millenials di Jakarta, Kamis, 30 November 2017.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat saat ini 50 persen dari penduduk usia produktif berasal dari generasi milenial. Pada 2020 hingga 2030 mendatang, generasi muda ini bakal mendominasi total usia produktif. Oleh karena itu, generasi muda semakin perlu memahami bagaimana mengelola keuangan dengan benar, salah satunya adalah dengan membedakan keinginan dan kebutuhan.
Mengingat jumlahnya dan kontribusinya yang bakal membesar, lanjut Andy, generasi muda juga perlu memanfaatkan uangnya untuk merasakan pengalaman baru seperti memiliki pekerjaan sampingan dari hobi yang disukai sebagai investasi dan tabungan di masa depan. (*) Akhmad Dhani
Page: 1 2
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Survei Jobstreet by Seek menunjukkan 82 persen pekerja Indonesia merasa bahagia atau sangat… Read More