Dalam mendukung pencapaian target tersebut, perseroan bakal memperluas jangkauan di beberapa kota lagi pada tahun ini, seperti Banjarmasin, Pontianak, Balikpapan, Manado, Samarinda, Lampung juga Padang.
Menurut Jaroslav, dengan ada di wilayah Sumatra hingga Sulawesi, maka pihaknya sudah bisa menjangkau sekitar 73 persen populasi di Indonesia. “Nasabah sudah hampir 800 ribu, dengan titik distribusi mencapai 5.000 titik (per Desember 2016,” tuturnya.
Dari sisi pangsa pasar pembiayaan alat-alat elektronik dan handphone, lanjutnya, Home Credit sudah menguasai sekitar 32 persen dan ada di posisi kedua. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More