Jakarta–Pengamat Energi dan Kebijakan Publik, Agus Pambagio, mengatakan bahwa pembentukan holding BUMN Migas tidak dapat menyelesaikan berbagai masalah energi di Indonesia yang kian tahun makin memprihatinkan. Untuk itu dirinya meminta pemerintah menghentikan rencana pembentukan holding migas,
“Rencana holding ini harus dibatalkan. Enggak usahlah itu (diteruskan). Apa alasannya supaya Pertamina bisa pinjam (utang) lebih banyak? Ya sampai kapanpun pokoknya batalkan holdingisasi itu,” kata Agus, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin, 21 November 2016.
Ia menilai, masih banyak urusan migas di Indonesia yang harus dibenahi. Sebaiknya pemerintah fokus ke permasalahan migas dalam negeri, salah satunya adalah semakin menurunnya produksi minyak di Indonesia yang semakin memprihatinkan. (Baca juga: Roadmap Holding BUMN Migas Dinilai Belum Jelas)
Page: 1 2
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More