Jakarta–Pengamat Energi dan Kebijakan Publik, Agus Pambagio, mengatakan bahwa pembentukan holding BUMN Migas tidak dapat menyelesaikan berbagai masalah energi di Indonesia yang kian tahun makin memprihatinkan. Untuk itu dirinya meminta pemerintah menghentikan rencana pembentukan holding migas,
“Rencana holding ini harus dibatalkan. Enggak usahlah itu (diteruskan). Apa alasannya supaya Pertamina bisa pinjam (utang) lebih banyak? Ya sampai kapanpun pokoknya batalkan holdingisasi itu,” kata Agus, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin, 21 November 2016.
Ia menilai, masih banyak urusan migas di Indonesia yang harus dibenahi. Sebaiknya pemerintah fokus ke permasalahan migas dalam negeri, salah satunya adalah semakin menurunnya produksi minyak di Indonesia yang semakin memprihatinkan. (Baca juga: Roadmap Holding BUMN Migas Dinilai Belum Jelas)
Page: 1 2
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More