Hitachi Finance; Leasing gedung. (Foto: Dwitya Putera).
Jakarta – Perusahaan pembiayaan asal Jepang, PT Hitachi Capital Finance Indonesia (Hitachi Finance) menargetkan pembiayaan sampai akhir tahun ini bisa mencapai Rp450 miliar.
Perusahaan yang baru beroprasi di awal tahun 2015 ini optimis target tersebut bisa dicapai, mengingat beberapa kerjasama baru sampai akhir tahun masih akan terjadi, salah satunya terkait pembiayaan leasing gedung.
“Kita dalam waktu dekat ini masih ada pembiayaan leasing gedung, untuk pihak Jepang,” kata Director of Hitachi Capital Finance Indonesia, Sigit Adi Buwono tadi malam usai grand opening perusahaan di Hotel Intercontinental Jakarta.
Sigit sendiri mengungkapkan, sampai dengan September 2015 pihaknya berhasil menyalurkan pembiayaan hingga Rp250 miliar. Nilai tersebut mayoritas berasal dari pembiayaan mesin industri sebesar 60-70%. Sedangkan sisanya forklift (alat berat).
Kedepan ia optimis, pihaknya bisa lebih baik lagi dan mencatat kinerja positif, khususnya di 2016.
“Kami optimis tahun depan kita bisa lebih baik lagi, meski kondisi ekonomi tahun ini tidak seperti yang diharapkan,” jelasnya.
Sekedar informasi perusahaan yang di pimpin oleh Numata Hiroki ini sendiri memiliki fokus bisnis multi finance seperti pembiayaan leasing gedung, perangkat produksi, perrangkat IT dan lain-lain.
Hitachi Capital Finance Indonesia masuk ke Indonesia dengan modal di setor Rp100 miliar atau sekitar 890 juta yen dengan share kepemilikan saham sebesar 70% milik Hitachi Capital Asia Pasific Pte. Ltd. Sedangkan PT Bumiputera-BOT FINANCE dan lainnya 30%. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Emas kelolaan layanan bullion bank BSI mencapai sekitar 22,5 ton dalam satu tahun… Read More
Poin Penting Rupiah sempat menyentuh Rp17.000 per dolar AS, sementara IHSG turun 3,12 persen ke… Read More
Poin Penting: Lonjakan harga minyak dunia hingga 118 dolar AS per barel mendorong pemerintah mempercepat… Read More
Poin Penting Indeks Keyakinan Konsumen Februari 2026 turun menjadi 125,2 dari 127,0 pada Januari, namun… Read More
Poin Penting Pemerintah berencana menambah penempatan dana Rp100 triliun di bank-bank Himbara untuk mendorong likuiditas… Read More
Poin Penting Program Makan Bergizi Gratis Indonesia menjangkau lebih dari 61 juta penerima manfaat, termasuk… Read More