Ilustrasi; Layanan di CIMB Niaga Syariah. Foto: Istimewa.
Jakarta – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk, (CIMB Niaga Syariah) membukukan laba Rp459 miliar pada Kuartal-I 2021 atau naik 42,5% year on year (YoY). Adapun rasio current account savings account (CASA) tercatat sebesar 50,2% pada kuartal pertama 2021, naik 11,8% YoY.
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menjelaskan, beragam inisiatif dan strategi telah diterapkan oleh CIMB Niaga Syariah guna mendukung kinerja keuangan. Menurutnya, sebagai UUS dengan fokus fasilitas perbankan digital, CIMB Niaga Syariah terus mengoptimalkan layanan digital untuk meningkatkan customer experience, diantaranya melalui OCTO Mobile yang dirancang layaknya Super App.
“Dalam kondisi saat ini, kami menyadari nasabah memiliki aspirasi yang meningkat terhadap akses finansial yang cepat, lengkap, dan mudah. Oleh karenanya, kami terus menghadirkan beragam fitur yang relevan di platform digital kami, khususnya OCTO Mobile, sebagai solusi bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan perbankan secara lebih sehat dan aman, mulai dari menabung, bertransaksi, berinvestasi, hingga pembiayaan sesuai kebutuhan,” tutur Pandji secara virtual di Jakarta, Kamis 24 Juni 2021.
Selain itu, CIMB Niaga Syariah juga telah mencanangkan program “Sharia Sustainable Development Goals (SDGs) Initiatives 2020”. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong perusahaan, termasuk sektor jasa keuangan agar menerapkan sustainability guna menjaga keberlangsungan generasi mendatang.
Program ini merupakan wujud nyata kontribusi CIMB Niaga Syariah terhadap tercapainya agenda global dan nasional terkait SDGs, khususnya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami berperan aktif dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan dan bumi, dengan fokus pada keberlanjutan sebagai aspek penting dalam menjalankan bisnis. Melalui inisiatif ini, kami juga mengajak seluruh stakeholders untuk bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Pandji. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More