Moneter dan Fiskal

Hingga April 2025, Pemerintah Tarik Utang Baru Rp279,2 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp279,2 triliun hingga April 2025.

Realisasi pembiayaan utang tersebut setara dengan 45,3 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang mencapai Rp616,2 trilun.

“Pembiayaan utang kita tahun 2025 ini sebesar Rp775,9 triliun, di sini kita bisa melihat sampai dengan April sudah terealisasi Rp279,2 triliun yaitu 45,3 persen,” kata Thomas Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan dalam Konferensi Pers APBN Kita, dikutip, Senin, 26 Mei 2025.

Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Penyebab APBN April 2025 Berbalik Surplus

Thomas menjelaskan bahwa pemenuhan target pembiayaan berjalan on track dengan berbagai langkah mitigasi risiko di tengah dinamika pasar keuangan.

“Seperti pengadaan pembiayaan utang secara pruden, fleksibel, oportunistik, dan terukur. Serta pelaksanaan prefundingcash buffer yang memadai, dan active cash and debt management,” ujarnya.

Baca juga: Usulan Dana Parpol Naik 10 Kali Lipat, Puan Soroti Kemampuan APBN

Secara rinci, pembiayaan anggaran pemerintah per April 2025 didominasi oleh pembiayaan utang sebesar Rp304 triliun atau 39,2 persen dari target Rp775,9 triliun.

Sementara itu, pembiayaan non-utang justru mencatat angka negatif, yaitu Rp24,8 triliun atau 15,6 persen dari target senilai minus Rp159,7 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

2 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

3 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

3 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

4 hours ago

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

4 hours ago

Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS

Poin Penting Allianz Life Indonesia, HSBC Indonesia, dan AllianzGI Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global… Read More

5 hours ago