Hingga Agustus YCAB Biayai 45.000 UMKM di Indonesia
Jakarta — Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) menjalin kerjasama untuk pertama kalinya dengan salah satu penyelenggara uang elektronik di Indonesia, TCASH, guna mendukung mitra usahanya untuk mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi melalui smartphone.
“Kami memanfaatkan TCASH sebagai alat untuk distribusi pinjaman dan pengembalian pinjaman. Dana yang dipinjamkan ke penerima manfaat antara Rp500 ribu – Rp5 juta. Tergantung bisnis seperti apa dan bagaimana kreditnya,” ujar Sekretaris Jenderal YCAB Foundation, Muhammad Farhan, dihadapan para wartawan, Rabu (29/08).
Farhan menambahkan, dana pinjaman yang didapatkan oleh YCAB untuk disalurkan kepada mitra usaha berasal dari dana bergulir dan investor. Untuk penetapan bunga, yayasan mengikuti rate komersial atau ketetapan Bank Indonesia. Dari sebagian bunga yang didapat itu akan kembalikan untuk membangun dan mengoperasikan rumah belajar. Sementara itu hingga kini, total kredit macet atau NPL sebesar 0%.
Baca juga: Prioritaskan Pariwisata, Rakor Pusda Sepakati Sembilan Strategi
“Karena isinya ibu ibu membuat resikonya jauh lebih kecil. Kalau macet karena ngemplang hampir gada. Tapi macet karena meninggal, rumah kebakaran ada. Jadi kami adain iuran misal ada 6 penerima iuran dari 1 kelompok. Dari situ kalau ada yang meninggal, iuran itu dipakai untuk melunasi. Kalau ada salah satu yang nakal ditanggung kelompok, tapi kelompok yang nakal jarang. Itulah guna mitigasi resiko,” tambahnya.
Tercatat saat ini UMKM yang bermitra usaha dengan YCAB berjumlah 45.000 dan tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Lampung. Dari seluruh mitra tersebut, rata-rata omset yang didapatkan dalam sebulan mencapai Rp12 juta.
“Mikrobisnis menjadi tulang punggung agar negeri tidak bangkrut. Mikrobisnis pun jadi tulang punggung di YCAB untuk pemberdayaan ibu ibu di daerah miskin. Kami berharap setelah kerjasama ini untuk 12 bulan kedepan bisa nambah jadi 60.000 UMKM,” pungkas Farhan. (Ayu Utami S)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More