Jakarta–Pertumbuhan dana investasi di industri dana pensiun (Dapen) tidak terlepas dari kondisi pasar modal. Pasalnya, sebagian dana kelolaan industri dana pensiun diinvestasikan di pasar modal melalui penempatan di obligasi, saham, reksa dana, dan berbagai produk pasar modal lainnya.
Penempatan dana investasi Dapen sejatinya sudah ditentukan sesuai arahan dari pemegang sahamnya. Namun, tidak sedikit pula pengelola dana pensiun yang mengambil keputusan investasi di luar arahan pemegang saham pengendali.
Kegiatan investasi Dapen yang di luar arahan ini mengundang pihak yang tak bertanggung jawab untuk turut mencari keuntungan secara ilegal. Salah satu kasus yang pernah muncul adalah penyelewengan dana nasabah oleh Harjono Kesuma, pemilik dan direktur utama perusahaan keuangan dan investasi PT Optima Kharya Capital Management. Kala itu, Harjono melarikan dana nasabah sebesar Rp299 miliar atau sekitar USD3 juta.
Kepada wartawan seorang pelaku pasar modal yang tidak ingin disebut identitasnya mengungkapkan, dalam menjalankan aksinya saat ini, Harjono mengincar keuntungan secara ilegal dalam kegiatan investasi dana pensiun terutama dana pensiun BUMN.
Diketahui saat usaha Optima Kharya masih berjalan, banyak kliennya yang berasal dari perusahaan milik negara tersebut, termasuk PT Kereta Api Indonesia dan PT Krakatau Steel Tbk.
“OJK mesti mewaspadai aksi dari mafia seperti ini karena membuat industri keuangan menjadi tidak kondusif demi keuntungan pribadinya,” ujar pelaku pasar modal tersebut. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More