Internasional

Hindari Eskalasi Perang Dagang, Uni Eropa Siap Tawarkan Tarif 0 Persen ke AS

Jakarta – Komisi Uni Eropa mengisyaratkan kemungkinan menawarkan kesepakatan tarif zero to zero untuk sejumlah barang, guna menghindari perang dagang dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan perundingan tarif zero to zero atas barang-barang industri.

Namun, Uni Eropa juga mengonfirmasi akan mulai mengenakan bea masuk balasan terhadap sejumlah impor dari AS pada pekan depan.

“Cepat atau lambat, kami akan duduk di meja perundingan dengan AS dan menemukan kompromi yang dapat diterima bersama,” ujar Sefcovic dalam sebuah konferensi pers, dinukil Al Jazeera, Selasa, 8 April 2025.

Baca juga: Respons Pemimpin Dunia Soal Tarif Resiprokal AS, Tiongkok Siapkan Tarif Balasan?

Ia menambahkan, putaran pertama tarif Uni Eropa atas barang-barang AS akan mulai berlaku pada 15 April 2025. 

Lalu gelombang kedua akan diberlakukan pada 15 Mei, sebagai respons langsung terhadap tarif dari Washington atas baja dan aluminium asal Eropa.

Eropa Kena Getah Tarif Trump

Diketahui, Blok Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara saat ini menghadapi tarif impor sebesar 25 persen untuk komoditas baja, aluminium, dan mobil. Selain itu, diberlakukan juga tarif lebih luas sebesar 20 persen yang mulai efektif pada Rabu, 9 April 2025.

Kebijakan tarif impor tersebut diterapkan hampir untuk semua jenis barang sebagai bagian dari strategi pemerintahan Trump yang menargetkan negara-negara dengan hambatan impor tinggi terhadap produk AS.

Baca juga: Alamak! Pasar Saham AS Bakal Amblas 20 Persen Gegara Tarif Trump

Sementara itu, Kepala Perdagangan Uni Eropa, Maros Sefcovic mengatakan, nilai total tarif balasan diperkirakan lebih rendah dari estimasi awal, yakni sebesar 26 miliar euro atau sekitar USD 28,4 miliar.

Sebagian besar tarif akan diberlakukan pada 16 Mei, sementara sisanya akan mulai berlaku pada 1 Desember. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

11 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

11 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

11 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

11 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

11 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

11 hours ago