Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mendadak menguat drastis Rp8.170,65 dalam pencarian Google Finance pada Sabtu, 1 Februari 2025.
Pantauan Infobanknews pukul 19.00 WIB, kurs rupiah mengalami penguatan lebih dari 50 persen terhadap dolar AS.
Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap mata uang Eropa atau Euro juga terpantau menguat hingga Rp8.348.
Baca juga: Efektivitas Pemangkasan Suku Bunga BI Dipertanyakan, Pertumbuhan Ekonomi Masih Lambat
Padahal, pada penutupan perdagangan Jumat, 31 Januari 2025, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,30 persen menjadi Rp 16.305 per dolar AS.
Netizen Tanah Air pun dibuat gaduh soal nilai tukar rupiah tersebut. Banyak yang menduga Google mengalami gangguan atau eror dalam mengonversi mata uang, khususnya antara mata uang dolar dan rupiah.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Google terkait tampilan Google Finance yang menunjukkan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS tersebut.
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More