Keuangan

Hadapi Perubahan iklim, Indonesia Re Sosialisasikan Asuransi Kendaraan Listrik

Jakarta – Di tengah perubahan iklim yang mulai terlihat, BUMN reasuransi, Indonesia Re terus bersiap menghadapinya. Indonesia Re pun bekerja sama dengan Swiss Re menggelar sosialisasi terkait tahapan klaim asuransi kendaraan listrik dalam Indonesia Re MV Underwriting Sharing Session 2022.

Direktur Teknik Operasi Indonesia Re Delil Khairat mengatakan, kegiatan sosialisasi yang tertuang dalam sebuah diskusi ini juga diselenggarakan sebagai upaya dalam mendukung era kendaraan listrik yang tengah berkembang di dunia termasuk Indonesia.

“Di sini kita akan membahas tentang kendaraan listrik, sebagai salah satu aspek yang dapat kita lakukan untuk berkontribusi dalam memerangi perubahan iklim. Kendaraan ini menggunakan energi listrik yang tentunya ramah lingkungan untuk ke depannya,” ujar Delil dalam keterangannya, 31 Juli 2022.

Menurut Delil, ia percaya bahwa Indonesia Re bersama perusahaan-perusahaan asuransi sebagai mitra juga bisa berkontribusi untuk menghadapi perubahan iklim dengan menyediakan perlindungan bagi kendaraan listrik.

Baca juga : Marak Kendaraan Listrik, jadi Potensi bagi Industri Asuransi

“Jadi, kami percaya bahwa sebagai industri di Indonesia juga perlu memaksimalkan kontribusi kami terhadap perubahan iklim dan menyediakan perlindungan untuk kendaraan listrik. Namun, sebelum menyediakan perlindungan untuk kendaraan listrik, kita harus memahami dengan baik risiko seputar kendaraan listrik yang berbeda dari kendaraan konvensional,” ucapnya.

Dalam kegiatan kali ini, diikuti oleh para underwriter dari perusahaan mitra perusahaan dan beberapa perwakilan dari Swiss Re, yakni Judith Worle, Leo Li, dan Wan Shahrezal. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

5 hours ago