Jakarta – Direktur Utama Bank Ina Perdana Henry Koenaifi mengatakan, pihaknya akan terus mendukung pengembangan Bank Ina melalui ekosistem yang dimiliki oleh Salim Group.
“Tujuan awal Bank Ina tak lain menyambungkan ekosistem Salim Group seperti Indomaret, Indomarco dan Indogrosir,” kata Henry dalam acara Growth Summit 2024 yang digelar Moengage dan Infobank Digital di Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2024.
Menurutnya, peran digitalisasi sangat berpengaruh dalam percepatan bisnis perusahaan dalam menggarap pasar ekosistem yang sudah terbentuk dari hulu ke hilir.
Baca juga: BRI Beberkan Tantangan Transformasi Digital di Daerah
“Kita memang fokus membentuk ekosistem digital yang menyangkut pertumbuhan dan perkembangan bisnis kita ke depan,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Bank Ina terus memperkuat penetrasi lebih luas kepada segmen UMKM melalui solusi layanan perbankan yang terintegrasi, yakni Bank Ina Digital.
Baca juga: Bos Bank DKI: Konsistensi jadi Kunci Customer Experience yang Unggul
Adapun, ekosistem dari berbagai entitas bisnis yang ada di bawah naungan Salim Group, mulai dari Indomarco dan Indomaret yang bisa dioptimalisasi sebagai channel distribusi hasil UMKM.
Kemudian, Indogrosir, Bogasari hingga OttoPay yang menyediakan layanan pembayaran dan pencatatan transaksi secara digital. Ada juga lini bisnis yang mengurus ekspor hasil UMKM hingga ke Luar Negeri, yakni Goorita. (*)
Editor: Galih Pratama
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More