Hingga Juli 2018,16 Perusahaan Telah Antri Untuk IPO
Jakarta – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengungkapkan banyaknya kalangan muda yang mulai menabung saham, karena upaya bursa yang banyak mengajak mahasiswa dalam menjajal investasi di pasar modal.
Ia menuturkan, galeri investasi bursa sendiri telah berada di 350 universitas seluruh Indonesia.
Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hingga 20 Desember 2017, total investor sudah sebesar 1,12 juta. Dari jumlah tersebut, investor yang mencapai umur 21-30 tahun telah memiliki porsi 26,24 persen.
“Bayangin universitas itu setiap tahunnya ada 1.000 orang yang masuk dan 1.000 orang yang keluar. Begitu besar,” kata Tito, di BEI Jakarta, Kamis, 28 Desember 2017.
Meski telah banyak porsinya, bilang Tito, tapi nilai investasinya belum besar. Dengan begitu, dampak ke kapitalisasi pasar (market cap) bursa pun tidak terlalu besar.
“Tapi yang kami lihat mereka hasilnya akan terlihat 5 tahun ke depan. Tapi untuk usia yang tua juga belum tentu besar investasinya,” tegas Tito.
Tito pun optimistis, investor muda akan mengerek portofolio investasinya. Hal itu sejalan dengan meningkatnya biaya hidup kalangan muda saat ini. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More