Ekonomi dan Bisnis

Gelar RUPST, MPX Logistics International Bakal Tambah Jajaran Komisaris

Jakarta – PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) mengumumkan penambahan jajaran dewan komisaris anyar. Persetujuan tersebut akan dilakukan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Selasa, 23 April 2024.

Mengacu pada pengumuman yang dibagikan perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPS Tahunan dan Luar Biasa akan digelar di Swissotel, PIK Jakarta Utara dimulai pada pukul 14.00 WIB

“Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak hadir dalam RUPS (recording date) adalah 28 Maret 2024,” tulis manajemen MPXL yang dikutip Jumat (15/3/2024). 

Baca juga : MPX Logistics Dapat Kucuran Kredit Investasi Rp40 Miliar dari BCA

Dalam pengumuman yang sama, nantinya akan ada enam (6) mata acara dalam agenda RUPS Tahunan dan satu mata acara agenda RUPSLB. MPXL membuka opsi untuk menebar deviden tahun ini setelah pada Oktober tahun lalu membagikan deviden interim. 

Pertama, Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan. Di mana, jika dirinci ini akan terdiri dari Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan

Tidak hanya itu, pada agenda pertama juga akan ada sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2023.

Kemudian, mata acara kedua mengenai Persetujuan Penggunaan Laba Bersih untuk Tahun Buku 2023. Sesuai Pasal 70, Pasal 71, dan Pasal 72 UUPT, serta Pasal 24 dan Pasal 25 Anggaran Dasar Perseroan, RUPS memutuskan penggunaan laba bersih dan pembayaran dividen dan penyisihan dana cadangan.

Lalu, agenda ketiga membahas Persetujuan Penunjukkan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Tahun 2024.

Keempat, Persetujuan Perubahan Susunan Dewan Komisaris “Sesuai Pasal 14 ayat (4)a Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum- Pemegang Saham.” demikian pengumuman dari manajemen perseroan

Di mana akan ada penambahan satu komisaris baru, yaitu Budi Chandra yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur PT Bolde Indonesia dan Direktur Utama PT Bolde Inovasi Global , PT Bolde Makmur Indonesia

Adapun setelah perubahan dalam komposisi anggota Dewan Komisaris MPXL maka Susunan Dewan Komisaris dan Direksi MPXL untuk periode tahun 2024-2027,  sebagai berikut:

Komisaris Utama          : Ye Hun Ki

Komisaris                        : Budi Chandra

Komisaris Independen : Katherine Judy

Agenda kelima adalah soal Penetapan remunerasi tahun 2024 bagi anggota direksi dan dewan komisaris perseroan.

Baca juga: Raup Pendapatan Rp5,2 Triliun, Cinema XXI Bakal Tambah 100 Layar Baru di 2024

Agenda keenam adalah soal Persetujuan Laporan pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum saham perdana.

MPXL menutup tahun 2023 dengan membukukan pendapatan Rp140,26 miliar, meningkat 20 persen dari tahun 2022 dan laba bersih perseroan juga tercatat tumbuh 53 persen secara tahunan dibandingkan laba bersih tahun 2022 sebesar Rp9,21 miliar 

Hingga awal Febuari 2024, MPXL telah mencatatkan perolehan beberapa kontrak baru dan lama dengan nilai total Rp222 miliar dan menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp95 miliar untuk penambahan armada baru. (*)

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

3 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

4 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

5 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

5 hours ago