Bank Bengkulu gelar RUPSLB/istimewa
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bengkulu menyetujui perubahan pengurus perusahaan. Dalam RUPSLB ini, Beni Harjono ditetapkan sebagai direktur utama (Dirut).
RUPSLB Bank Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah digelar pada 16 Oktober 2023. Ada sejumlah agenda dalam RUPSLB ini, mulai dari progres KUB dan BJB mengenai kerja sama, perubahan AD/RT dan perubahan susunan perseroan.
Baca juga: Sah! Dirut BRI Life Iwan Pasila Dilantik Sebagai Deputi Komisioner OJK
Dikatakan Rohidin Mersyah, penetapan Dirut Bank Bengkulu Beni Harjono berdasarkan hasil keputusan para pemegang saham.
“Kalau untuk Dirut bapak Beni Harjono, Direktur Bisnis Iswahyudi, sudah ditetapkan oleh pemegang saham untuk melakukan fit and proper test,” kata Rohidin dikutip 18 Oktober 2023.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Bengkulu Jufrizal Eka Putra menambahkan, nantinya Bank Bengkulu akan melengkapi berkas Beni Harjono terlebih dahulu untuk disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: RUPSLB Bank Raya (AGRO) Rombak Jajaran Komisaris, Ini Susunan Barunya
“Fit and Proper Test itu kita secepat mungkin melengkapi berkas terlebih dahulu untuk disampaikan kepada OJK,” tutup Jufrizal
Diketahui, RUPSLB Bank Bengkulu juga dihadiri Komisaris Bank Bengkulu, bupati 9 kabupaten serta Pj Walikota Bengkulu. (*)
Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More
Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More
Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More
Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More
Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More
Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More