Jakarta–Tantangan dalam menghadapi transformasi teknologi dan informasi sudah dirasakan semua pelaku industri. Perbankan merupakan salah satu industri yang harus mengikuti tren perubahan tersebut.
Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) ingin menjawab tantangan tersebut dengan menyelenggarakan Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017. IBEX kali ini akan mengusung tema “Transformasi Industri Perbankan, Jawaban Terhadap Revolusi Teknologi Digital”.
Kartika Wrijoatmodjo, Ketua Perbanas, mengatakan, Perbanas ingin menjawab dua tantangan dari IBEX tahun ini. “Kami ingin mengusung tema yang disruptive untuk menjawab tantangan mengenai pertumbuhan ekonomi nasional dan pertumbuhan perbankan itu sendiri,” jelasnya pada konferensi pers mengenai IBEX yang dilaksanakan di kantor Perbanas, Kamis, 24 Agustus 2017.
Menurutnya, disrupsi perbankan masih akan terus terjadi dalam beberapa tahun ke depan. Sama seperti industri transportasi, perbankan harus bisa menggandeng para pemain yang bergerak di industri digital tersebut.
Sis Apik Wijayanto, Ketua Steering Commitee IBEX 2017, mengatakan, pameran kali ini tidak hanya menampilkan industri perbankan. Menurutnya, perusahaan fintech dan UMKM juga akan digandeng untuk menyukseskan kegiatan ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More