“Fintech sudah banyak yang masuk ke ranah perbankan. Seberapa cepat berkembangnya, kami masih belum tahu. Regulator juga sudah menyiapkan aturan-aturannya. Jadi, ke depannya, kami akan berkolaborasi, bukan berkompetisi,” jelasnya.
Dia melanjutkan, kegiatan yang akan diselenggarakan pada 19-20 September nanti lebih banyak menyasar anak muda. Targetnya sendiri akan ada 3.000 pengunjung dalam kegiatan dua hari tersebut.
Baca juga: Perbanas Investigasi Bocornya Data Nasabah
Pada IBEX 2017 juga akan ada kegiatan seminar, workshop, banking exhibition dan expo, serta pameran UMKM binaan anggota Perbanas.
“Nantinya, masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana perbankan dan lembaga keuangan di Indonesia memberikan jawaban atas transformasi digital yang dilakukan selama ini,” tutup Sis Apik. (*) Indra H
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More