Jakarta – Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKA FEB) Universitas Trisakti menggelar silaturahmi nasional IKA FEB dengan mengusung acara 5G Ekonomi Rendezvous. Kegiatan ini untuk membangun networking antar anggota IKA FEB Universitas Trisakti yang tersebar di seluruh Indonesia.
“5G ini yang dimaksud adalah Guyub,Gaul, Gagas, Gesit, dan Gebyar. Melalui acara ini kami ingin memupuk kebersamaan melalui acara silaturahmi yang meriah,” ungkap Ketua Penyelenggara 5G Ekonomi Rendezvous George Nicolas Marsahala Simanjuntak dikutip di Jakarta.
Menurut George Nicolas, anggota IKA FEB Universitas Trisakti terdiri ribuan orang dan tersebar diberbagai wilayah di Indonesia.
“Kami harapkan melalui acara ini, akan terditeksi sebaran para alumni. Baik itu networking berbasis geografis, maupun positioning mereka sekarang. Dengan informasi dan data inilah networking IKA FEB Universitas Trisakti akan semakin kuat,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia Pelaksanaan 5G Ekonomi Rendezvous Vian HN mengungkapkan, dengan acara ini akan semakin meningkatkan bounding antar alumni dan almamater.
“Setelah lulus kuliah, biasanya bounding antar alumni hanya terjalin melalui ritual reuni tahunan saja. Melalui acara ini kami harapkan bukan hanya bounding angkatan ataupun jurusan ansikh,namun juga keterikatan dengan almamater yang ingin kami wujudkan,” paparnya.
Acara 5G Ekonomi Randezvous ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Senayan ini sedikitnya dihadiri ratusan alumni FEB Universitas Trisakti yang tersebar diberbagai instansi pemerintahan, BUMN, BUMS, maupun di legislatif.
Termasuk salah satunya Direktur Jenderal Imigrasi Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Trisakti Silmy Karim.
Senada dengan hal tersebut, Ketua IKA FEB Universitas Trisakti M.Arif Pahlevi Pangerang menyampaikan bahwa anggota IKA FEB Universitas Trisakti harus terus memupuk semangat kebersamaan, apalagi saat ini Indonesia akan memasuki tahun-tahun politik.
“Saya selalu mengingatkan, mari jaga soliditas kita, kita jaga kekeluargaan kita, kita jaga kebersamaan kita. Sebab inti dari sebuah Ikatan Alumni adalah semangat kekeluargaan dan kebersamaan. Bersama kita semakin kuat, tercerai berai kita tidak akan dilihat,” ucapnya.
Pahlevi menyadari bahwa potensi IKA FEB Universitas Trisakti sangatlah besar, oleh karenanya, ia mengingatkan meskipun berbeda kepentingan ataupun jalur politik yang diambil, namun ikatan kekeluargaan sebagai alumni FEB Universitas Trisakti terus dilakukan.
“Kita bisa beda bendera, beda tempat mengabdi, beda garis politik. Namun dengan keragaman ini yang akan memperkuat IKA FEB Universitas Trisakti. Oleh karenanya mari kita pupuk semangat kebersamaan dan kekeluargaan sesama alumni,” tutup Levi. (*)
Poin Penting LPS menyiapkan pembayaran klaim dan likuidasi setelah izin Perumda BPR Bank Cirebon dicabut… Read More
Poin Penting CGS International memperkirakan IHSG bergerak variatif cenderung menguat dengan support 7.870-7.950 dan resistance… Read More
Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More
Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More
Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More