Gara-Gara Ini, Banyak Lembaga Keuangan Enggan Laporkan Serangan Siber

Gara-Gara Ini, Banyak Lembaga Keuangan Enggan Laporkan Serangan Siber

Gara-Gara Ini, Banyak Lembaga Keuangan Enggan Laporkan Serangan Siber
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Serangan siber atau cyber attack dewasa ini sudah menjadi bagian dari risiko umum dalam mengembangkan digitalisasi. Tidak sedikit lembaga-lembaga, termasuk lembaga keuangan, yang mendapatkan serangan siber sehingga merugikan citra lembaga atau konsumennya.

Namun demikian, masih banyak pula yang enggan untuk melaporkan kasus serangan siber karena dipandang sebagai kelemahan sistem proteksi lembaga. Triyono Gani selaku Kepala Group Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bagaimana hal itu bisa berbalik merugikan lembaganya sendiri.

“Mungkin ini yang jadi masalah karena kadang-kadang yang namanya cyber attack itu dianggap sebagai hal yang tabu. Nah, ini persepsi yang kita harus coba definisikan ulang. Jangan sampai nanti orang enggan melapor karena dianggap sebagai menceritakan kelemahan,” ujar Triyono, pada webinar Infobank bekerja sama dengan provider solusi IT, Akamai Technologies, bertajuk “Fighting Ransomware in Digital Economic Era” di Hotel Ayana Midplaza Jakarta, 18 Oktober 2022.

Ia menyampaikan bahwa bila persepsi tabu tersebut masih terus dilestarikan, maka akan sulit untuk mencapai keberhasilan kolektif dalam menangani masalah serangan siber ini. Saat ini, kata dia, pihaknya tengah mempersiapkan Pusat Pelaporan Insiden Keamanan Informasi bagi sektor keuangan sebagai salah satu bagian dari program Cyber Security Actionplan OJK.

“Kita juga perlu mempersiapkan Pusat Pelaporan Insiden atau Incident Report Center. Jadi tidak apa-apa dilaporkan, nanti kan kita benahi bersama-sama. Intinya kan begitu. Jadi, ini yang perlu kita kedepankan,” tutur Triyono.

Dengan begitu, barulah langkah-langkah berikutnya seperti mempersiapkan Pemantauan Celah Keamanan Sektoral, Cyber Threat Intelligence untuk sektor jasa keuangan, dan penerapan standarisasi ISO dapat dilakukan dalam satu kesatuan yang solid sebagai action plan untuk memerangi serangan siber. (*) Steven Widjaja

Untuk info lebih lanjut solusi ransomware silahkan kunjungi https://www.akamai.com/

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]