Jakarta – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menjalin kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung layanan finansial di bidang pendidikan.
Head of Sharia Consumer CIMB Niaga Bung Aldilla mengatakan, CIMB Niaga Syariah, sebagai UUS terbesar di Indonesia, CIMB Niaga Syariah siap untuk mendukung dan mengoptimalkan kemanfaatan amal usaha Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan di Mataram.
Baca juga: CIMB Niaga Bidik Potensi Nasabah dari 5,6 Juta Pengguna XL Axiata
“Kami percaya, kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan perbankan Syariah akan memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi para pihak, khususnya para civitas akademika,” kata Bung Aldilla di Jakarta, dikutip Sabtu (29/9).
Seperti diketahui, CIMB Niaga Syariah memberikan produk dan layanan yang lengkap untuk nasabah Korporasi maupun consumer. Dalam kerja sama tersebut, CIMB Niaga Syariah akan menyediakan berbagai produk untuk mendukung layanan keuangan bagi kelancaran kegiatan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Mataram.
Selain itu, CIMB Niaga Syariah siap untuk mendukung aktivitas finansial seluruh civitas akademika melalui produk dan layanan yang lengkap. Termasuk kapabilitas digital banking seperti aplikasi digital banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks untuk nasabah Consumer serta BizChannel@CIMB dan BizChannel@CIMB Mobilebagi nasabah Korporasi.
Pada kesempatan yang sama, CIMB Niaga Syariah juga menyalurkan ZIS (zakat, infaq, sedekah) dari nasabah sebesar Rp250 juta melalui Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (LAZISMU).
Baca juga: Pembiayaan Syariah Sentuh Double Digit, Tapi Masih Dihantui Sejumlah Tantangan
Dana tersebut akan digunakan untuk program bantuan pendidikan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram yang berprestasi namun kurang mampu.
“Kami berharap produk dan layanan serta bantuan yang kami berikan dapat mendukung Universitas Muhammadiyah Mataram terus maju dan menebar manfaat bagi umat,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More
Poin Penting KB Bank melalui GenKBiz Yogyakarta mendukung wirausaha muda berbasis ESG dengan program inkubasi… Read More
Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More