Perbankan

Gandeng UIN Syarif Hidayatullah, Muamalat Fasilitasi Layanan Perbankan Syariah

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meneken nota kesepahaman dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah terkait kerja sama dalam lingkup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pemanfaatan produk perbankan syariah.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, kerja sama ini ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret antara kedua belah pihak dalam bentuk pelaksanaan kegiatan sosial.

Antara lain, pemeliharaan masjid, pemberian Beasiswa Sarjana Muamalat, apresiasi bagi wisudawan/wati dengan skripsi terbaik serta pelatihan kepemimpinan.

Baca juga: Bos Bank Muamalat Bocorkan Update Listing di Bursa, Rampung Tahun Ini?

“UIN Syarif Hidayatullah sudah lama menjadi bagian Bank Muamalat. Oleh karena itu, sebagai bank syariah pertama di Indonesia kami siap memberikan layanan perbankan syariah terbaik. Kami juga akan melakukan kolaborasi seperti ini dengan perguruan tinggi lain,” ujarnya, dalam keterangannya, 28 Desember 2023.

Sebelumnya, UIN Syarif Hidayatullah telah menggunakan Cash Management System (CMS) Madina milik Bank Muamalat yang memberikan layanan transaksi perbankan secara real time.

Layanan ini bisa digunakan oleh UIN Syarif Hidayatullah diantaranya untuk remunerasi pegawai, pembayaran pajak dan pembayaran tagihan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Baca juga: Muamalat Mau Listing di BEI, Bagaimana Nasib Kepemilikan Saham BPKH?

“Madina menawarkan fleksibilitas akses 24/7 serta kemudahan transaksi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kampus. Nasabah juga dapat melakukan pemantauan keuangan secara berkala tanpa perlu datang ke bank,” imbuhnya.

Dedy memaparkan bahwa perguruan tinggi merupakan salah satu sektor yang menjadi fokus perseroan untuk meningkatkan penetrasi layanan Madina.

Adapun, layanan ini ditujukan untuk nasabah korporasi yang memungkinkan nasabah memonitor maupun melakukan transaksi perbankan nontunai atas seluruh rekening di Bank Muamalat secara realtime. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

15 seconds ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

2 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

2 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

4 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

5 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

6 hours ago