News Update

Gandeng Mabes TNI, BRI Fasilitasi Layanan Perbankan Anggota TNI

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero),Tbk (BRI) bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) kembali memperkuat kerja sama dalam bidang Penyediaan dan Penggunaan Jasa Layanan Perbankan di lingkungan TNI.

Hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Layanan Penyediaan dan Penggunaan Jasa Layanan Perbankan di Lingkungan TNI. MoU dilakukan antara Direktur Utama BRI Suprajarto dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di gedung Sudirman Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (6/06).

“Kerja sama ini merupakan salah satu komitmen BRI untuk memberikan layanan perbankan yang prima bagi TNI sebagai mitra inti kami,” ungkap Suprajarto melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 6 Juni 2018.

Baca juga: Antisipasi Libur Lebaran, BRI Siapkan Uang Tunai Rp62 Triliun

Sebelumnya, BRI menyediakan Fasilitas Elektronik Kartu Tanda Anggota (E-KTA) TNI/PNS TNI yang berfungsi sebagai kartu keanggotaan. Adapun kartu ini dapat digunakan untuk tiga fungsi lain sekaligus yakni berfungsi sebagai BRIZZI dan kartu ATM sehingga dapat digunakan untuk melakukan transaksi perbankan/pembayaran, Mobile Apps yang mampu membaca data kartu E-KTA melalui QR code untuk transaksi pembayaran QR Pay, serta aplikasi back end system untuk proses manajemen kartu (input data anggota/cetak).

Dengan adanya tambahan MoU ini, BRI memberikan fasilitas tambahan bagi seluruh anggota TNI berupa fasilitas Kredit kepada para pegawai, antara lain: Kredit Pegawai (BRIGUNA), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), serta Kartu Kredit dengan pemberian bunga yang kompetitif.

“Kami berharap, kerjasama ini dapat meningkatkan potensi bisnis Bank BRI dan memberi kemudahan dalam layanan perbankan kepada seluruh anggota Tentara Nasional Indonesia,” pungkas Suprajarto.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

7 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

1 hour ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago