Keuangan

Gandeng DUITIN, Generali Indonesia Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meresmikan kerja sama dengan DUITIN. Kerjasama ini untuk mengimplementasikan responsible waste management atau pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. 

Generali Indonesia dan DUITIN akan berkolaborasi untuk pengelolaan dan daur ulang sampah yang dihasilkan oleh perusahaan dan para karyawan. Hal ini untuk mengurangi jumlah karbon dan polusi serta menurunkan emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. 

Chief Marketing Officer Generali Indonesia Vivin Arbianti Gautama mengatakan, dampak atas perubahan iklim sangat terasa. Sehingga penting untuk mendapatkan perhatian segera. 

“Kami berharap kolaborasi Generali Indonesia dan DUITIN dalam inisiatif responsible waste management ini, beserta inisiatif-inisiatif ESG lainnya, dapat memberikan kontribusi positif. Khususnya dalam carbon offset,” katanya, dikutip Jumat, 28 Juni 2024.

Baca juga: Jurus Generali Indonesia Perkuat Dampak Sosial kepada Komunitas Ibu Profesional

Pihaknya mengerti bahwa perubahan iklim membutuhkan peran aktif dari berbagai pihak. Untuk itu kami berharap semoga langkah dan komitmen Generali Indonesia dalam keberlanjutan atau sustainability ini bisa menginspirasi. Dan lebih banyak lagi yang lainnya untuk ikut serta dalam menyelamatkan bumi.

Co-Founder Duitin Adijoyo Prakoso menambahkan, pihaknya mengapresiasi komitmen Generali Indonesia yang terus menjalankan bisnis. Namun, dengan tetap memperhatikan aspek-aspek keberlanjutan dari berbagai sisi. 

Menurutnya, bisnis asuransi itu sendiri merupakan bisnis berkelanjutan. Asuransi emastikan nasabah dan keluarga nasabah bisa terlindungi. Dan keberlanjutan ini Generali Indonesia perluas lagi tidak hanya dari sisi manusia, namun juga keberlanjutan pada lingkungan. Khususnya dalam bentuk pengolahan sampah. 

“Kami juga kembali mengapreasiasi Generali Indonesia sebagai mitra pertama Duitin dari industri asuransi yang menggagas program responsible waste management di kantor dan rumah karyawan,” tambah Adijoyo. 

Baca juga: Dukung Hajatan Borobudur Marathon 2024, Generali Indonesia Beri Proteksi Asuransi ke 10.000 Pelari

Diketahui, DUITIN merupakan start-up company yang berfokus pada teknologi dan solusi pengelolaan sampah dan daur ulang. Kegiatan ini memungkinkan individu dan bisnis untuk mengumpulkan dan mendaur ulang sampah dengan lebih efisien dan bertanggung jawab.

Sebelumnya, Generali Indonesia juga telah meluncurkan beberapa inisiatif terkait ESG lain seperti PLAN & PLANT. Dimana program ini mengajak partisipasi tenaga pemasar dan nasabah untuk ikut serta dengan penanaman 1 pohon bakau untuk setiap 1 polis nasabah baru. 

Generali Indonesia juga turut serta dalam beberapa acara yang mempromosikan hidup sehat, seperti acara lari marathon dan olahraga lainnya. 

Kedepannya, Generali Indonesia akan terus memperkuat komitmen terhadap sustainabilibity atau keberlanjutan melalui berbagai inisiatif-inisiatif baru yang akan dihadirkan. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Demo Besar di Iran, Keselamatan WNI Diminta Jadi Prioritas Utama

Poin Penting DPR meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan WNI di Iran, menyusul eskalasi demonstrasi besar akibat… Read More

14 mins ago

OJK Wanti-wanti Jual Beli STNK Only, Dinilai Ancam Industri Multifinance

Poin Penting OJK menilai praktik jual beli kendaraan STNK only mengancam industri multifinance, karena melemahkan… Read More

1 hour ago

Dirut BTN Nixon LP Napitupulu Dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025

Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More

5 hours ago

Ramai Spin Off, Ini Kinerja Bank Umum Syariah Sepanjang 2025

Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More

5 hours ago

Di Tengah Dinamika Perdagangan Internasional, Perbankan dan Pelaku Usaha Perlu Lakukan Ini

Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, mulai dari volatilitas geopolitik, perubahan kebijakan global, hingga… Read More

6 hours ago

IHSG Diproyeksi Tembus 9.800 pada 2026, DBS Beberkan Pendorongnya

Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More

6 hours ago