News Update

Gandeng 13 Mitra Perbankan, Rintis Luncurkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu

Jakarta – PT Rintis Sejahtera (Rintis), sebagai pengelola Jaringan PRIMA, meluncurkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu atau Cardless Cash Withdrawal (CCW) yang sudah dapat digunakan oleh nasabah melalui aplikasi mobile banking dan ATM.

Pemanfaatan CCW ini sudah berlangsung pada 13 mitra bank yang bekerja sama dengan Jaringan PRIMA. Jaringan PRIMA saat ini juga tengah berada dalam tahap pengembangan layanan bersama 36 mitra bank lainnya.

Menurut Suryono Hidayat, Wakil Direktur Utama Rintis, peluncuran CCW ini merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Fitur ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara tunai.

“Dengan kemudahan tarik tunai tanpa kartu, kami ingin mendukung gaya hidup yang lebih praktis, aman, dan efisien bagi para nasabah mitra kami,” ujar Suryono dikutip pada rabu, 30 April 2024.

Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan tarik tunai di ATM tanpa harus menggunakan kartu debit fisik. Hanya dengan memanfaatkan aplikasi mobile banking dari mitra Rintis, penggunanya bisa menarik uang dari ATM jaringan Rintis.

Baca juga: AS Komplain Soal GPN dan QRIS, Bos Rintis: Ini Persaingan Bisnis

Peluncuran fitur ini disambut baik oleh mitra Rintis. Salah satunya adalah Corina Leyla Karnalies, Direktur Consumer Banking Bank Negara Indonesia. Ia menganggap, layanan tarik tunai tanpa kartu ini menjadi salah satu solusi strategis untuk mendukung gaya hidup nasabah yang semakin dinamis dan mobile, tanpa mengesampingkan aspek keamanan.

“Implementasi fitur ini telah menunjukkan bagaimana sinergi antara BNI dan Rintis mampu menghadirkan layanan yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Corina.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Aditya Wahyu Windarwo, Direktur Bisnis Bank Neo Commerce BNC. Ia berharap, ke depannya BNC bisa melanjutkan kemitraan baik dengan Rintis dalam memperkuat ekosistem digital.

“Kami ingin kolaborasi yang telah terjalin dengan PT Rintis Sejahtera dalam mengembangkan berbagai fitur dan inovasi layanan lain, mulai dari transaksi keuangan yang lebih seamless hingga integrasi ekosistem digital yang lebih luas, dapat terus terjalin,” ujarnya.

Baca juga: Transaksi Antarbank di ATM Bank DKI Kembali Aktif

13 Mitra dan Cara Menggunakan CCW

Sejauh ini, sudah ada 13 pelaku perbankan yang memanfaatkan fitur terbaru dari Rintis ini. Dari penyedia layanan ATM (acquiring bank), nama-namanya sebagai berikut:

  • Bank Negara Indonesia
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank BJB
  • Bank BPD Kaltimtara
  • Bank BPD DIY
  • Bank Multiarta Sentosa
  • Bank INA Perdana

Selain itu, ada juga bank-bank yang masuk ke kategori aplikasi mobile banking (issuing bank) yang memanfaatkan layanan ini. Mereka adalah:

  • Bank Neo Commerce
  • Bank Multiarta Sentosa
  • Bank Danamon
  • Bank NOBU
  • Bank BJB
  • Bank DKI
  • Bank BPD DIY
  • Bank BPD Kaltimtara
  • Bank INA Perdana
  • Bank Victoria International

Nasabah dari bank-bank yang sudah bekerja sama dalam Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu ini bisa menarik tunai di ATM Jaringan Prima. Caranya sebagai berikut:

Melalui aplikasi mobile banking:

  1. Nasabah memilih fitur Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu (antarbank)
  2. Nasabah memasukkan nominal transaksi
  3. Issuer Bank akan mengirimkan kode autentikasi kepada nasabah (OTP dan/atau reference number) melalui SMS/notifikasi

Penarikan tunai melalui ATM:

  1. Nasabah memilih menu Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu
  2. Nasabah memasukkan/memilih kode Bank
  3. Nasabah memasukkan kode OTP, reference number, dan/atau nominal transaksi
  4. ATM mengeluarkan uang dengan nominal yang ditentukan.

Demikian langkah-langkah melakukan penarikan tunai tanpa kartu dari layanan Rintis. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Recent Posts

Laba Astra Otoparts (AUTO) Tembus Rp2,20 Triliun di 2025, Cetak Rekor Baru

Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More

9 mins ago

Kemenkeu: Program MBG Serap Anggaran Rp36,6 Triliun hingga 21 Februari

Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More

22 mins ago

Respons BSI soal Perpanjangan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun

Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More

39 mins ago

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

2 hours ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

3 hours ago