Jakarta – Indonesia menerima donasi 11.000 oksigen konsentrator dari Yayasan Temasek bersama 15 perusahaan Indonesia dan Singapura. Donasi ini merupakan buah dari kerja sama KBRI Singapura dan Yayasan Temasek dalam menangani Covid-19.
Pimpinan Yayasan Temasek Internasional Jennie Chua mengungkapkan kerja sama antar negara dan seluruh pihak sangat diperlukan dalam menangani varian Delta Covid-19. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia.
“Yayasan Temasek dan KBRI Singapura bersama Kementerian Luar Negeri Singapura dalam menfasilitasi kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak dalam upaya cepat membantu Indonesia mengatasi situasi pandemi saat ini,” ujar Jennie seperti yang dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri.
Bantuan ini nantinya akan diterima oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kementerian yang dipimpin oleh Budi Gunadi Sadikin ini nantinya akan mendistribusikan oksigen konsentrator yang sudah diterima.
Adapun 15 perusahaan Indonesia dan Singapura yang bekerja sama dengan Yayasan Temasek tersebut adalah Bakti Barito Foundation, Cikarang Listrindo, Dharma Satya Nusantara, East Ventures, Indies Capital Partners, Kino Indonesia, Sinar Mas, Tanoto Foundation, TBS Energi Utama, Triputra Group, UID Foundation, Wahana Artha, CapitaLand Hope Foundation, DBS Bank, dan Singtel. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More