Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi. (Foto: M. Ibrahim)
Poin Penting
Jakarta – Pejabat pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi buka-bukaan mengenai mekanisme seleksi calon pimpinan OJK pada periode mendatang.
Kiki, sapaan akrabnya mengatakan, penentuan calon pimpinan OJK bukan berasal dari internal lembaga pengawas sektor keuangan tersebut, melainkan dari jalur transparan dan sesuai undang-undang.
“Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita. Nanti ada mekanisme undang-undang. Jadi, tidak berhubungan dengan kita di dalam,” ujar Kiki, saat cegat wartawan, di Gedung BEI, Minggu, 1 Februari 2026.
Ia menegaskan, mekanisme penentuan calon pimpinan OJK akan melibatkan banyak pihak. Dimulai dari tahapan seleksi yang melibatkan Panitia Seleksi (Pansel), keputusan Presiden, hingga tahap akhir di legislatif.
Baca juga: Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat
Diketahui, sesuai ketentuan undang-undang, proses seleksi diawali dengan pembentukan panitia seleksi yang bertugas menjaring dan menilai calon pimpinan OJK berdasarkan kompetensi, integritas, serta rekam jejak di sektor jasa keuangan.
Hasil seleksi tersebut kemudian disampaikan kepada Presiden untuk diteruskan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Baca juga: DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN
Tahapan uji kelayakan dan kepatutan di DPR menjadi bagian penting dalam memastikan calon pimpinan OJK memiliki kapasitas dan independensi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi pengawasan sektor keuangan secara efektif.
Setelah mendapatkan persetujuan DPR, Presiden akan menetapkan dan melantik pimpinan OJK terpilih. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More
Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More
Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More
Poin Penting HSG ambruk 4,88 persen ke level 7.922,73 pada perdagangan 2 Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Harga beras naik di seluruh tingkat pada Januari 2026, baik di penggilingan, grosir,… Read More