Fokus Kembangkan Digital, BTN Raih Service Excellence Awards
Jakarta – Komitmen Bank Tabungan Negara (BTN) untuk fokus mengembangkan perbankan digital mulai membuahkan hasil. Salah satunya, keberhasilan BTN meraih penghargaan “Banking Service Excellence Awards 2018”.
BTN berhasil meraih penghargaan pada ajang “15th Banking Service Excellence Awards 2018” di Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.
Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI) setelah melakukan survei Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2018 terhadap 39 bank.
Poin tinggi BTN dalam service excellence dikontribusi oleh keberhasilan bank yang dipimpin oleh Maryono sebagai direktur utama ini dalam hal penyediaan layanan mobile application.
Baca juga: BTN Sabet Penghargaan dari TRAS N CO Indonesia
Secara mengejutkan, BTN bersaing ketat dengan BTPN dan BCA, dua bank yang memang kampium dalam layanan mobile aplication.
ATM Center BTN juga mendapat poin tinggi dalam survei tahun ini. Tak berlebihan jika BTN masuk dalam 10 besar jajaran bank umum konvensional dengan service terbaik.
Pada malam penghargaan ini, ada 31 bank yang berhasil meraih penghargaan, terdiri atas 12 bank umum konvensional, 9 BPD (Bank Pembangunan Daerah), 5 BUS (Bank Umum Syariah), dan 5 UUS (Unit Usaha Syriah).
Tingkat layanan bank-bank nasional terhadap nasabah di Indonesia diketahui setelah dilakukan survei Bank Service Excellence Monitor (BSEM) oleh MRI terhadap 39 bank, terdiri dari 23 bank umum dan 16 bank syariah. Metode yang digunakan dalam survei adalah metode mystery shopping.
Survei BSEM tahun 2018 adalah survei tahun ke-22 yang dilakukan MRI sejak kali pertama dilakukan pada tahun 1996. (Darto Wiryosukarto)
Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More