Bandung — Bank Syariah Artha Madani (BPRS Artha Madani) menjalin kerja sama dengan PT Jamkrida Jabar dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis di sektor ritel di Jawa Barat. Kerja sama ini melingkupi penjaminan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mendapatkan pembiayaan dari Bank Syariah Artha Madani.
Penandatangan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama Bank Syariah Artha Madani, Cahyo Kartiko dan Direktur Utama Jamkrida Jabar, Tri Budhi Muljawan di Bandung, Kamis, 5 Oktober 2017. Kegiatan ini pula dihadiri Pipih Boedi Marjanto Direktur Operasional Bank Syariah Artha Madani, dan Para Pimpinan di lingkungan Jamkrida Jabar.
Cahyo Kartiko mengatakan, kerja sama yang dilakukan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan layanan perbankan syariah khususnya kepada para pelaku usaha pada segmen usaha mikro dan kecil.
“Nasabah UMKM menjadi prioritas untuk memperoleh manfaat penjaminan dari Jamkrida Jabar. Hal ini sesuai dengan model bisnis yang dikembangkan oleh Bank Syariah Artha Madani yakni menjadi BPRS yang memfokuskan diri untuk memberikan pelayanan terutama kepada nasabah individu dan sektor usaha kecil,” jelasnya.
Jamkrida Jabar sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat, dinilai merupakan mitra yang strategis bagi industri perbankan syariah khususnya BPRS karena fokus terhadap pengembangan UMKM. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More