Jakarta–Calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) menyatakan, ada lim poin penting yang akan diterapkan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dalam menuju pembangunan yang berkeadilan.
Menurutnya, dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, OJK sebagai regulator di industri jasa keuangan harus bisa mendorong sinergi baik kepada Kementerian atau Lembaga terkait maupun industrinya untuk bisa memberikan rangsangan dalam pembangunan ekonomi yang berkeadilan.
Poin pertama, jika dirinya terpilih menjadi Ketua DK OJK, maka pihaknya akan berfokus pada stabilitas sistem keuangan dengan melakukan berbagai upaya yang mendalam disertai dengan monitoring yang kuat terhadap industrinya, sehingga ke depannya tidak terjadai risiko sistemik.
“Kedua, tantangan dinamika sektor jasa keuangan, ini akan memberikan gambaran sejauh mana kebijakan yang perlu diambil ke depan,” ujar Wimboh di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin, 5 Juni 2017.
Kemudian poin yang ketiga, kata dia, pihaknya akan mempekuat integritas dari sisi pengawasan. Untuk mendukung hal ini, dibutuhkan sinergi kebijakan dengan kebijakan pemerintah agar tersinkron antara kebijakan OJK dengan Pemerintah dalam mengawasi industri keuangan khususnya perbankan yang rawan sistemik. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More