News Update

Fit and Proper Test DK OJK, Heru Kristiyana Dorong Kontribusi Industri

Jakarta–Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari ini, Selasa (6/6/2017) melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada empat orang Calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK).

Keempat nama yang akan diuji pada hari ini yakni Heru Kristiyana dan Agusman untuk posisi Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, serta Nurhaida dan Arif Baharudin sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

Rapat dimulai pukul 12.45 WIB dengan Heru Kristanjaya yang menjadi calon pertama yang diuji pada hari ini.

“Kami, di Komisi XI ingin melihat visi dan misi bapak yang akan menduduki Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK” ungkap Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Marcus Mekeng di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Heru mengungkapkan, bila kelak terpilih menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK akan menjaga stabilitas keuangan berkelanjutan. “Dalam visi misi saya ke depan, saya ingin memajukan stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, untuk menuju OJK yang kredibel,” jelas Heru.

Sebagaimana diketahui, sebelum mencalonkan menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru aktif menjabat sebagai Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Pengawasan Bank di OJK.

Di bidang pengawasan perbankan yang telah digelutinya selama 30 tahun, Heru dikenal sebagai sosok yang lurus dan berintegritas. Berbagai pengalaman dan jabatan pernah dia emban sebelum bergabung dengan OJK pada 2014. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

OJK: Penerapan Universal Banking Bakal Jadi Game Changer Industri Keuangan

Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More

12 mins ago

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

2 hours ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

16 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

17 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

18 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

19 hours ago